0

Halo sahabat selamat datang di website oppo-a92.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar realme Raih Pertumbuhan 157% YOY dan 40 Juta Pengguna Global, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Pandemi Covid-19 nampaknya tak terlalu berpengaruh pada kinerja realme. Pasalnya, merek smartphone yang merupakan sub-brand dari OPPO tersebut masih mencetak kinerja yang signifikan. Pada laporan terbaru semester 1 2020, realme menunjukan pertumbuhan sebesar 11% pada Q2 2020.

Kinerja tersebut menjadikan realme sebagai satu-satunya merek dengan hasil angka positif dua digit. Sekaligus merek smartphone tercepat yang berkembang di dunia selama empat kuartal berturut-turut oleh Counterpoint. Pada Q1, Counterpoint juga melaporkan bahwa realme menjadi satu dari dua merek yang mencatat pertumbuhan positif dengan angka 157% year-on-year (YoY).

Menurut Counterpoint Research dan IDC, berdasarkan dari data angka penguna, realme juga mendapatkan 15 juta pengguna baru di seluruh dunia pada paruh pertama tahun 2020. Pada awal Mei tahun ini, jumlah pengguna global realme melebihi 35 juta, kemudian meningkat dari 5 juta dalam dua bulan menjadi 40 juta pengguna hingga saat ini. realme bahkan berencana untuk dapat meraih 100 juta penjualan smartphone-nya dalam 2 hingga 3 tahun kedepan.

Li Bingzhong, CEO realme, mengatakan saat ini realme telah memiliki 40 juta pengguna. Hal ini dikarenakan tim realme yang terdiri dari para individu yang kuat, muda dan menyeluruh secara global. Dengan usia rata-rata 29 tahun, tim realme menunjukkan bahwa mereka berani melompat ke depan dan membuktikan eksistensi kekuatan kaum muda di pasar yang kompetitif.

"Saat kami terus membangun kinerja kami untuk bisa menjual 100 juta smartphone dalam 3 tahun sejak didirikan. Kami berencana untuk melanjutkan rencana ekspansi internasional kami, di mana kami yakin akan mengalami pertumbuhan yang besar. realme telah berkembang dengan baik di hampir 60 negara dan wilayah yang berbeda. Hal ini adalah bentuk konkrit dari misi dan strategi kami mengajak kaum muda untuk Dare to Leap di luar batas mereka," kata Li Bingzhong

Baca juga: Counterpoint: Huawei Geser Samsung, Kuasai Pangsa Pasar Smartphone Global Q2 2020

Top 5 di Sejumlah Negara

Pada awal Januari, realme telah memasuki 27 negara di dunia. Hanya dalam setengah tahun, realme melakukan ekspansi bisnis dengan cepat hingga saat ini mencapai 59 negara di luar Amerika Utara dan berada di peringkat lima besar di berbagai segmen pasarnya. Ini sejalan dengan komitmen realme yang selalu melihat kebutuhan pasar, memiliki kemampuan pengembangan produk yang kuat dan model bisnis aset ringan, proses bisnis yang pendek serta berfokus pada e-commerce.

Di India, realme telah bertahan di peringkat lima teratas di pasar untuk waktu yang lama. realme berhasil menjadi Top 4 di pasar Mesir dalam waktu kurang dari satu tahun setelah memasuki negara tersebut.

Di Asia Tenggara, realme berhasil menjadi Top 5 smartphone brand dalam waktu singkat. Di Filipina, Vietnam, Indonesia, dan Myanmar, realme menjadi Top 5 smartphone brand masing-masing hanya dalam waktu satu tahun.

Bahkan di Kamboja, berhasil menjadi Top 5 smartphone brand hanya dalam waktu 1 kuartal. Pada kuartal pertama 2020, realme juga berada di peringkat 5 teratas di pasar Thailand. Negara-negara tersebut menjangkau lebih dari 80% pasar smartphone di Asia Tenggara dan realme telah menjadi pemain terkemuka di Asia Tenggara.

realme secara kompetitif juga turut meramaikan pasar 5G dengan meluncurkan realme X50 Pro dan menjadikannya smartphone 5G pertama di India dan Thailand, serta di Kamboja dengan harga dibawah 1.000 USD.

Baca juga: realme Siap Bawa Smart TV & Smartphone 5G ke Indonesia Tahun Ini

Strategi Smartphone + AIOT

Pada tahun 2020, realme telah menerapkan strategi 'Smartphone + AIoT'. Terlepas dari kondisi ekonomi yang menantang di era pandemi, realme telah berhasil meluncurkan berbagai produk AIoT di tahun 2020 dan akan menargetkan lebih dari 100 produk AIoT pada tahun mendatang.

Pada Q1 2020, meskipun menjadi pendatang baru pasar audio di India, realme berhasil membuktikan kualitas produknya dan menduduki posisi ketiga menurut laporan sebuah perusahaan riset, Canalys.

Untuk menggapai tujuan menjadi merek AIoT dengan pertumbuhan tercepat di dunia, realme mendefinisikan strategi AIoT mereka di tahun 2020 dengan "1+4+N".

Strategi ini akan membantu realme untuk menambahkan portofolio pada produk smartphone dan AIoT yang mengacu pada satu produk inti yaitu smartphone yang dilengkapi oleh empat kelompok utama perangkat AIoT pendukung gaya hidup seperti speaker, earphone, TV, dan jam tangan pintar hingga produk "N" berupa aksesori pintar lainnya.

Itulah tadi informasi mengenai realme Raih Pertumbuhan 157% YOY dan 40 Juta Pengguna Global dan sekianlah artikel dari kami oppo-a92.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post a Comment

 
Top